aku
jika sama kamu
aku
mesti melakukan yang kau mau
atau aku mau
apa yang kau lakukan tidak mudah seperti membalikan telapak tangan
tapi aku mesti tahu
walau pahit bagai empedu
aku mesti hadapi sesuatu
yang sering orang katakan tabu
mengingat masa lalu,
bukan menjadi malu
atau rindu
biar orang katakan aku keliru
tapi yakin suatu saat mereka setuju
asal yakin dalam segala hal kita harus mampu
mendapat hal baru
ayo maju!
yang lalu
biarlah berlaku
dengan mengharap restu
waktu sudah menunggu
ibarat mendayung air di atas perahu
jangan menjadi benalu
yang menganggu.
kamu
jangan halangi pandanganku
itu berarti jangan halangi jalanku
caraku
dan tujuanku
Terhadapmu
aku layu
dari pohon kayu
menjadi abu
dari seribu
menjadi satu
sebaliknya dari kalbu
menjadi buku
tidak tahu
harus begini atau begitu
ini bukan salahku
di Cibiru
kubawa sampai Karang Hawu
bukan rindu
tapi hati kaku
bukan juga ragu
sanubariku
berkata itu kamu
bukan.. bukan itu
bukan memburu nafsu
tapi kamu
memakai baju
seperti ratu
duduk di atas pandu
setelah orang tahu
kamu diburu
ibarat lebah butuh madu
aku dibelakangmu
walau dari pedagang batu
atau seorang guru
jangan bisu
sebab itu bukan penentu
bukan pula belenggu
keduanya lahir dari seorang ibu
mari bukakan pintu
sebagai tamu
yang harus di jamu
atau keluarga baru
irama dan lagu
membuat hati berpadu.
Sukabumi, Selasa, 23 November 2004