Press Release Seminar Pendidikan

The Art Problem Solving Kurikulum 2013 dan Mengantisipasi Persaingan di seleksi PTN 2014

Brosur Seminar Pendidikan SSC Gedung Post 2013

Brosur Seminar Pendidikan SSC Gedung Post 2013

Era globalisasi dalam dunia pendidikan dihadapkan pada pelbagai pilihan, fokus adalah jurus kunci untuk mencapai keberhasilan di masa mendatang. Dalam menjawab kebutuhan pendidikan, LBB Sony Sugema College (SSC) telah mengembangkan metode pembelajaran yang lebih disukai siswa, mudah dipahami dan penyelesaian soal dengan benar dan tepat.

LBB SSC juga telah menerapkan program S2DLS versi 5.0 agar siswa lebih fokus, aktif dan mandiri, sehingga membantu memudahkan siswa/i dalam belajar sesuai Kurikulum 2013. Selain itu, siswa/i SSC mampu siap bersaing dalam mengikuti seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di tahun 2014. Baca pos ini lebih lanjut

Safari ke Toko-toko Buku di Bandung

tokobukuNeng nelengnengkung geura gede geura jangkung geura sakola ka Bandung, itulah ucapan orang tua-orang tua di Jawa Barat sambil mengasuh anaknya ketika kecil dengan harapan anaknya suatu hari kelak akan menjadi orang pintar berguna bagi agama nusa dan bangsa. Baca pos ini lebih lanjut

Ketenangan Hati dengan Membaca al-Qur’an Dasar Pengembangan Pendidikan

kids alquranSaat ini banyak manusia terjankit penyakit kelabilan jiwa yang cukup memperihatinkan dan nampaknya semakin meningkat jumlahnya. Gejala ini disebabkan banyak hal, namun penyebab yang paling dominan adalah jauhnya mayoritas manusia dari petunjuk Ilahi. Allah telah menegaskan hal tersebut dalam surat Thaha [20] ayat 124. Baca pos ini lebih lanjut

Merasa Kuat, Kiyai Tertembak

Sepenggal Kisah Perjuangan dari Babakan Girang (p.7)

Syahdan, di dalam banyak pertempuran antara rakyat Indonesia dengan tentara Belanda, sering tentara Belanda kewalahan menghadapi para tentara Indonesia yang tak mempan ditembak.

Sebelum pertempuran dimulai para tentara rakyat diberikan bekal kekuatan (magic) dari para tokoh-tokoh spiritual di Bogor, dari mulai nasihat sampai ilmu-ilmu kebatinan. Maka, wajar jika tentara-tentara rakyat banyak yang tak mempan ditembak, karena sebelum pertempuran terlebih dahulu minum dan mandi dengan air keramat. Baca pos ini lebih lanjut

Mengintip Penyamaran Ir. Soekarno di Bogor

Sepenggal Kisah Perjuangan dari Babakan Girang (p.6)

Bukan rahasia umum bahwa presiden pertama RI, Ir. Soekarno banyak diselimuti cerita misteri. Kemisteriusan Soekarno di kalangan masyarakat Bogor pernah sangat beredar, dari mulai peninggalan, petilasan, sampai harta karun dan sebagainya. Maklum-lah, karena memang salah satu alasannya adalah semasa hidupnya, Soekarno sering beristirahat di Bogor. Baca pos ini lebih lanjut

Mr. Thomas dan Burung Pipit

Sepenggal Kisah Perjuangan dari Babakan Girang (p.5)

Suatu hari pasca kemerdekaan, paman yang sedang melintas di daerah Loji Bogor dengan mobil Mercedes milik suatu perusahaan di Bogor melihat sosok yang tidak asing pada masa perang Kolonial Belanda agresi II, namun rasa kebencian permusuhan sudah terlewati. Baca pos ini lebih lanjut

Kenapa Menikah dengan Lelaki Kolonial?

Sepenggal Kisah Perjuangan dari Babakan Girang (p.4)

Pada masa Agresi Militer Belanda II, jalan sekitar Bogor belum banyak kendaraan. Jalannya pun masih belum terkena aspal atau masih jalan tanah berdebu. Kendaraan yang melintas paling tidak kendaraan milik tentara KNIL (Koninklijk Nederlands-Indisch Leger) yang sedang patrol atau konvoi tentara NICA (Netherlands-Indies Civil Administration - Pemerintahan Sipil Hindia Belanda). Tapi, tidak jarang kendaraan tentara Indonesia pun melintas di sekitar jalan Bogor. Baca pos ini lebih lanjut

Cipetir dan “Cau Pentil”: Sepenggal Kisah Perjuangan dari Babakan Girang (p.1)

Pasukan NICA (Netherland Indies Civil Administration – Pemerintahan Sipil Hindia Belanda) tak bosan berusaha menangkap Mama. Namun, usaha Belanda tak satu pun membuahkan hasil, karena sampai tutup usia Mama wafat bukan karena peluru Belanda, tapi karena faktor usia di masa kemerdekaan. Baca pos ini lebih lanjut

Salah Tamu: Sepenggal Kisah Perjuangan dari Babakan Girang (p.3)

Biasanya kalau akan datang tamu dari pasukan Hizbullah ke desa, maka masyarakat ikut menyambut rombongan atasan.

Kebetulan tamu yang akan datang malam nanti atasan dari laskar Hizbullah Div. Bogor 4, KH. Sholeh Iskandar (namanya diabadikan jalan KH Sholeh Iskandar di Bogor). Baca pos ini lebih lanjut

Teror NICA dan Penyakit Kudis: Sepenggal Kisah Perjuangan dari Babakan Girang (p.2)

tentara NICA di jalan kramat raya di surabaya di stasiun surabaya gubeng (photo: kaskus.co.id)

Sudah menjadi kebiasaan tentara NICA (Netherlands-Indies Civil Administration – Pemerintahan Sipil Hindia Belanda) apabila target yang dicari tidak ditemukan, maka mereka mulai merangsak menggeledah rumah-rumah warga dan menyisir tempat-tempat yang dianggap tempat persembunyaian para pejuang Indonesia.

Begitu lah yang dialami keluarga Mama H. Nali di Kp. Babakan Girang Desa Cinangneng Bogor saat menghadapi tentara NICA di masa perjuangan.

Rumahnya dimasuki tentara NICA tanpa permisi atau kesopanan, karena memang watak mereka adalah watak penjajah. Pintu rumah didobrak, setiap kamar dimasuki sambil memeriksa sesuatu yang mereka curigai. Sebagiannya menakut –nakuti (teror) penghuni rumah dan warga lainnya dengan menodongkan senjata ke arah mereka.Kedatangan tentara NICA sudah bisa tercium masyarakat Kp. Babakan Girang meski dari jarak jauh karena bau senjata atau mobil yang dipakai tentara NICA, atau sehari sebelumnya mata-mata H. Nali sudah memberi kabar akan kedatangan NICA untuk menangkap Mama H. Nali. Baca pos ini lebih lanjut
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 68 pengikut lainnya.